This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.
Kamis, 10 Februari 2011
Program Mutasi Perdana Bupati Hj. Anna Shopanah: 237 Pejabat Pemkab Indramayu Dimutasi
KAMPOENG INDRAMAYOE
- INDRAMAYU.
Sebagai Upaya penyegaran, pembinaan dan pengembangan karier dalam jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang merupakan bagian integral dari upaya reformasi birokrasi guna mewujudkan tata pemerintahan yang baik (Good Governance). Pada hari Rabu (9/2) Bupati Indramayu selaku pejabat Pembina kepegawaian melantik para pejabat structural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu sebanyak 237 orang
Pada pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut pejabat structural esselon II sebanyak 16 orang, esselon III sebanyak 61 orang, dan esselon IV sebanyak 160 orang. Pelantikan dan pengambilan sumpah ini tidak terlepas dari rotasi dan promosi dari pejabat tersebut.
Pada esselon II beberapa pejabat yang mengalami rotasi diantaranya Drs. H. Giri Priyono yang semula Sekretaris DPRD kini menjadi Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Peyuluhan Pertanian. Drs. H. Dono Djoenda Endo semula Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kini menjadi Asisten Administrasi. Ir. Tonni Sudjana yang semula Asisten Administrasi kini menjadi Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan. Drs. Nuradi, M.Si semula Kabag Umum pada Setda kini menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Kemudian Pada esselon III yang mengalami rotasi diantaranya Dra. Masayu Nurhayati Roni yang semula Kabag Humas dan Protokol kini menjadi Kabag Umum pada Sekretariat Daerah. Drs. Wawan yang semula Kasie Program dan Pengembangan pada Kantor Arsip dan Perpustakaan kini menjadi Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah. Maman Kostaman, SH yang semula Kabag Pertanahan kini menjadi Kabag Hukum. Rotasi juga terjadi pada camat diantaranya H. Cusomo, SH.CN. semula Camat Gantar kini menjadi Camat Krangkeng. Dudung Indra Ariska yang semula Camat Jatibarang kini menjadi Camat Indramayu. Sementara yang promosi diantaranya Drs. Asep Kusdianti yang semula Sekretaris Kecamatan Sukra kini promosi menjadi Camat Gantar. Sunardi, SH. yang semula Kasubbag Pendapatan dan Kekayaan Desa pada Bagian Otonomi Desa Sekretariat Daerah kini promosi menjadi Camat Cantigi
Selanjutnya pada esselon IV yang mengalami mutasi dan promosi diantaranya Sukma Citra Pertiwi, S.STP yang semula Sekretaris Kelurahan Paoman kini menjadi Kasubbag Perencanaan dan Anggaran pada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah. Nana, S.Pd yang semula pelaksana pada Bagian Humas dan Protokol kini menjadi Kasubbag Protokol pada Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah. H. Wahidin, SKM semula pelaksana pada UPTD Puskesmas Juntinyuat kini menjadi Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Cantigi
Bupati Indramayu Hj. Anna Shopanah dalam sambutannya mengatakan di era sekarang ini sumber daya manusia dinilai sebagai salah satu faktor yang besar pengaruhnya terhadap aktivitas kinerja. sumber daya manusia juga diakui sangat berperan sebagai perencana, pemikir, dan pelaku dalam suatu organisasi, lembaga atau instansi pemerintahan. Terutama sekali bagi para aparatur pemerintah, yang dalam kedudukannya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, senantiasa dituntut untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Oleh karena itu, eksistensi suatu instansi pemerintah di tengah-tengah percaturan global ini, akan sangat dipengaruhi dan ditentukan oleh kemampuan dan kualitas sumber daya aparaturnya. Tuntutan pembangunan, tuntutan sosial-ekonomi kemasyarakatan, serta tuntutan tugas-tugas pemerintahan dapat menjadi suatu problema yang berkepanjangan, menyusahkan bahkan mungkin tidak bisa terselesaikan apabila tidak ditangani oleh profil aparatur pemerintahan yang mumpuni secara keilmuan, mempunyai strategi, dan wawasan ke depan yang memadai serta ditopang dengan kepribadian yang berakhlak mulia
Kesiapan dan kemampuan pemerintah daerah hanya dapat terwujud apabila didukung oleh profil sumber daya aparatur yang berkualitas, memiliki disiplin, dan etos kerja yang tinggi oleh karena itu, pelaksanaan pelantikan pejabat saat ini merupakan bagian dari upaya pengembangan dan pemberdayaan potensi aparatur, khususnya aparat pemerintah Kabupaten Indramayu
Untuk itu kepada para pejabat yang baru dilantik, bupati berharap secara optimal menjalankan tugas pokok dan fungsi yang telah diamanatkan. kepercayaan yang diberikan juga diharapkan benar-benar dijalankan dengan penuh amanah dan rasa tanggung jawab serta dimanfaatkan seoptimal mungkin, di samping sebagai wahana belajar juga sebagai media menggali dan memberdayakan potensi serta memaksimalkan kemampuan diri
“Perlu diketahui, bahwa penunjukkan saudara-saudara dalam menduduki jabatan ini, bukan karena didasarkan selera atau kedekatan saudara dengan pimpinan, tetapi justru didasarkan pada kemampuan dan prestasi yang saudara capai selama menjalankan tugas kedinasan serta ditunjang oleh sikap, dedikasi, loyalitas, serta komitmen, dan tanggung jawab yang saudara tunjukkan selama menjalankan tugas.” Tegas Bupati Anna
Disamping merupakan upaya penyegaran, pembinaan dan pengembangan karier pegawai kegiatan mutas kali ini juga dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan/formasi beberapa pejabat yang telah memasuki usia pensiun / purna bhakti. (Deni/Humas Indramayu)
Rabu, 09 Februari 2011
PNPM SALURKAN DANA 143,6 MILIAR SELAMA 12 TAHUN
KAMPOENG INDRAMAYOE
INDRAMAYU - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan yang telah berjalan selama 12 tahun di Kabupaten Indramayu berhasil menyalurkan dana sebesar 148.300.000.000,- untuk berbagai jenis kegiatan di 27 kecamatan dan 267 desa. Hal ini terungkap dalam kegiatan Semiloka DPRD yang berlangsung di Ruang Data II Setda Indramayu yang dibuka oleh Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si. Selasa (1/2).
PNPM Mandiri adalah suatu program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan system, mekanisme dan prosedur program, penyediaan pendampingan, dan pendanaan stimulan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang berkelanjutan. Mengingat proses pemberdayaan umumnya butuh waktu 5-6 tahun, maka PNPM Mandiri direncanakan sampai tahun 2014 hal ini sejalan dengan target waktu RPJM Nasional dan selaras dengan pencapaian Millenium Development Goals (MDGs).
Menurut Kabid Pengembangan Desa dan Kelurahan pada Badan Pemberdayaan Masayarakat dan Desa Kabupaten Indramayu Dra. Hj. Rugaya, M.Si mengatakan, Semenjak kemunculannya tahun 1999 semula hanya diperuntukan untuk 4 kecamatan dan bernama PPK, anggaran yang terserap hanya 3 miliar tanpa dana sharing dari APBD. Namun dalam perkembangannya setiap tahun terus mengalami peningkatan dan sejak tahun 2006 Pemkab Indramayu memberikan dana sharing dari APBD sebesar 1 miliar dan hingga 2010 dana sharing yang diberikan oleh Pemkab Indramayu mencapai 21.260.000.000,-
Sementara itu untuk alokasi per bidang kegiatan selama 12 tahun untuk bidang sarana/prasarana terserap 63.470.189.308,- bidang kesehatan terserap 2.992.490.687,- pendidikan 5.826.141.875,- ekonomi UEP 5.446.596.584,- dan ekonomi SPP 9.977.292.946,- .
Dalam Semiloka tersebut hadir Ketua Komisi B DPRD Indramayu Ruslandi serta beberapa orang anggota komisi B lainnya diantaranya H. Uryanto Hadi, Emi Jumiarsih, Suwarto. Kepala Bappeda Ir. Apas Fahmi Permana. Camat dan para pengelola UPK. (Syamsul/Deni/humasindramayu.com)
Posted in: DaerahANNA SHOPANAH DIGANTIKAN DURRAHIM
KAMPOENG INDRAMAYOE
INDRAMAYU - Setelah ditetapkan dan dilantik sebagai Bupati Indramayu periode 2010 – 2015 maka kedudukan Hj. Anna Shopanah yang semula sebagai anggota DPRD Indramayu kosong, dan kini di gantikan oleh Durrahim yang juga dari Partai Golkar. Pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW) dilakukan oleh Ketua DPRD Indramayu Abdul Rozak Muslim dalam suatu sidang paripurna DPRD yang berlangsung Jum’at (4/2).
Melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 171.1/Kep.178-Pem.Um/2011 tanggal 26 Januari 2011 tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Kabupaten Indramayu pengganti antar waktu masa jabatan tahun 2009 -2014 secara resmi kedudukan Hj. Anna Shopanah digantikan oleh Durrahim.
Pada pemilihan legislative sebelumnya perolehan suara yang diraih oleh Durrahim adalah berada di posisi ke empat. Mantan Kuwu Desa Juntinyuat yang kini berbisnis buah Semangka ini berharap setelah dirinya masuk kedalam lembaga perwakilan rakyat itu bisa berbuat yang terbaik kepada masyarakatnya.
Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Anna Shopanah dalam sambutannya mengatakan, kelancaran penyelenggaraan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan pada dasarnya sangat tergantung pada kesiapan aparaturnya dalam melaksanakan amanah dan tanggung jawab yang diembannya. Untuk itu, dalam rangka mencapai visi dan misi pembangunan yang dicanangkan, diperlukan aparatur yang tanggap dan cekatan, sebab pada hakikatnya wakil rakyat adalah pelayan masyarakat.
Kemudian proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan akan menuntut pengabdian serta peningkatan kemampuan, disiplin, kreativitas, sekaligus produktivitas kerja secara optimal guna menjawab berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks. Oleh karena itu, anggota DPRD harus mengoptimalkan tugas dan fungsinya dalam mengakomodir berbagai permasalahan khususnya di Kabupaten Indramayu. (Syamsul/Deni/humasindramayu.com)
Posted in: DaerahPEMKAB INDRAMAYU SALURKAN BERAS 100 TON UNTUK NELAYAN
KAMPOENG INDRAMAYOE
JUNTINUYAT - Cuaca yang masih belum menentu menjadikan ribuan nelayan di wilayah Kabupaten Indramayu masih belum melaut dan tidak memiliki penghasilan. Kondisi ini membuat prihatin Pemerintah Kabupaten Indramayu dan juga pemerintah pusat untuk turun tangan menangani masalah ini. Pemkab Indramayu melalui Bulog Sub Divre meyalurkan beras tanggap darurat sebanyak 100 ton untuk 21.128 kepala keluarga (KK).
Pemberian beras tanggap darurat ini tersebar di 11 kecamatan yakni Kandanghaur, Indramayu, Juntinyuat, Cantigi, Pasekan, Losarang, Balongan, Sindang, Patrol, Sukra, dan Karangampel. Diberikan secara simbolis kepada puluhan nelayan Desa Limbangan Kecamatan Juntinyuat Jum’at (4/2) di kantor desa setempat.
Dalam pemberian beras itu hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. Cecep Nana Suryana, M.Si. Deputi Menko Kesra Bidang Koordinator Perlindungan Sosial dan Perumahan Rakyat DR. Adang Setiana. Kepala Divis Penyaluran Bulog RI Putri Lenggo Gani, Kepala Bagian Perekonomian Dede Setiawati, Camat Juntinyuat Sutrisno dan puluhan nelayan desa tersebut.
Dihadapan para nelayan baik Adang Setiana maupun Cecep Nana Suryana mengatakan, meskipun jumlah yang diberikan ini jumlahnya sedikit namun hal ini merupakan bukti dan komitmen pemerintah terhadap masyarakat yang tengah kesusahan. Meski demikan pihaknya berharap agar kondisi cuaca dapat kembali normal dan nelayan dapat mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.
Sebelumnya, dalam rapat koordinasi tanggap darurat yang berlangsung di ruang Data II Setda Indramayu terungkap bahwa sebanyak 21.128 nelayan di Indramayu terancam tidak mendapatkan penghasilan. Pemkab Indramayu langsung merespon kondisi seperti ini dengan menyalurkan beras cadangan pemerintah yang tersimpan di gudang Bulog. (Syamsul/Deni/humasindramayu.com)
Posted in: DaerahPEMKAB INDRAMAYU SEGERA LUNCURKAN ISRA
KAMPOENG INDRAMAYOE–
Komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam pengentasan kemiskinan terus bergulir. Setelah era Bupati Irianto MS Syafiuddin sukses dengan program Rakyat Ketemu Bupati (RKB) dan Rakyat Ketemu Camat (RKC), kini di kepemimpinan Hj. Anna Shopanah dalam waktu dekat segera meluncurkan program Ibu Sayang Rakyat (ISRA). Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi seluruh kepala OPD dan camat yang berlangsung di ruang Data I Sekretariat Daerah Indramayu, Senin (7/1).
Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. Cecep Nana Suryana, M.Si menjelaskan, program ini merupakan lanjutan dari program RKB dan RKC yang akan digelar di desa yang telah di tentukan dan digelar setiap hari kamis. Sementara itu untuk program RKC yang ada di tiap kecamatan tetap dilaksanakan setiap hari Jum’at, sedangkan RKB yang digelar setiap Jum’at di Pendopo ditiadakan. Program ISRA akan mendekatakan Hj. Anna Shopanah sebagai Bupati Indramayu dengan masyarakatnya. Selain itu, program ini akan mempertemukan langsung Anna Shopanah dengan masyarakat yang membutuhkan. Bahkan akan mendatangi langsung rumah yang ditempati oleh keluarga miskin tersebut.
Kasubbag Kesos pada Bagian Agama dan Kesra Setda Indramayu Dra. Atin Hanifah mengatakan, pada dasarnya kegiatan ini memindahkan dari pendopo ke desa- desa supaya lebih dekat dengan masyarakatnya. “Kegiatan ini akan dimulai pada 17 Februari mendatang, dan akan bergiliran secara terus menerus selama satu tahun,” katanya.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari berbagai OPD terutama yang terkait dengan kesehatan, pendidikan, dan daya beli/perekonomian. Kemudian dukungan juga datang dari Badan Amil Zakat (BAZ) serta Yayasan Gempur Gakin yang siap menyalurkan bantuannya. (Syamsul/Deni/humasindramayu.com)
Posted in: DaerahSenin, 07 Februari 2011
KEPALA MI MATHLAUL ANWAR TIDAK PUNYA ETIKA TERHADAP TAMUNYA
Kampoeng Indramayoe
Kepala Madrasah Ibtidayah Mathlaul Anwar (setara dengan Sekolah Dasar) yang bernama MR Desa Panyindangan Wetan Kec. Sindang Kab. Indramayu tidak punya etika terhadap tamu yang hendak berkunjung ke sekolahnya bahkan Kepala Sekolah tersebut terkesan SOMBONG, ANGKUH, KURANG BERSAHABAT dengan wartawan, terbukti pada saat tim Wartawan Kompass Indonesia dengan Wartawan Koran Penelusuran Kasus (KPK) hendak konfirmasi seputar Bantuan Siswa Miskin (BSM). Kepala Sekolah tersebut menghindar tidak mau menemui kedua Wartawan tersebut.
Padahal ketika kedua wartawan memasuki ruang guru salah satu guru yang bernama Nurbayinah yang didampingi staf TU Citra Dewi mengatakan Bapak Kepala Sekolah baru saja menuju ke masjid untuk melaksanakan sholat duha. Terangnya kepada wartawan
Selama lebih dari 30 menit kami menunggu Kepala Sekolah yang menurut penuturan guru dan staf TU tersebut sedang melaksanakan sholat duha. Kami pun penasaran, dengan mendatangi masjid yang tidak jauh dari Sekolah tersebut. Alhasil ketika sampai di masjid tersebut kami mendapati Kepala Sekolah sedang TIDUR di Masjid. Untuk memperoleh kepastian yang tidur tersebut siapa, kami bertanya kepada orang yang biasa sehari-harinya jualan disekitar sekolah tersebut dan pedagangpun memastikan bahwa yang lagi tiduran itu benar Kepala Sekolah.
Akhirnya kami kembali lagi ke ruang guru dan meminta kepada guru yang bernama Nurbayinah dan Staf TU yang bernama Citra Dewi untuk membangunkan Kepala Sekolah yang lagi tiduran.
Guru dan Staf TU pun memberanikan diri untuk membangunkan Kepala Sekolah, tetapi sesampainya di Masjid tersebut Kepala Sekolah sudah tidak ada alias Kabur. Kedua wartawan pun penasaran dengan segera menuju ke Masjid dan alhasil Kepala Sekolah memang sudah tidak ada di Masjid
Hal ini menunjukkan Kepala Sekolah kurang koperatif terhadap wartawan, padahal wartawan adalah sebagai MITRA KERJA BUKAN MUSUH !!! mengapa harus menghindar?! Padahal Kepala Sekolah sebagai Pendidik Anak Bangsa semestinya menjadi contoh yang baik. Karena pada dasarnya guru itu adalah Patut DiGugu dan Ditiru karena Guru adalah merupakan panutan bagi Masyarakat, yang semestinya tidak berperilaku seperti itu. Kepala Sekolah tidak seharusnya tidur-tiduran di Masjid pada jam pelajaran sekolah/jam kerja, perilaku demikian nanti akan itiru oleh muridnya.
Pendapat Ketua Serikat Wartawan Indonesia (SWI) Cabang Kab. Indramayu mengatakan Kepala Sekolah tersebut tidak demikian, dia seharusnya koperatif, tidak harus menghindari tamu yang hendak bertemu dengannya juga tidak harus membohongi dirinya sendiri, karena dengan perilaku seperti itu sangat bertentang dengan adat budaya bangsa Indonesia yang terkesan ramah tamah, sopan santun, ber-etika dan menurut Ketua SWI Cab. Kab. Indramayu "Kalau benar perilaku Kepala Sekolah seperti itu, Ki Hajar Dewantoro sebagai Bapak Pendidikan di Negeri ini kalau masih hidup dia akan menangis melihat Moral Oknum Kepala Sekolah seperti itu”. Tegasnya
Dengan melihat moral Kepala Sekolah yang demikian Kinerjanya patut dipertanyakan !!!
Tidak menutup kemungkinan permasalahan ini akan terus ditindaklanjuti ke dinas terkait bahkan kemungkinan sampai ke pusat. Agar citra Kementrian Agama Kab. Indramayu tidak tercoreng oleh oknum-oknum yang demikian (IM-01)
Sumber: Kompass Indonesia. Edisi 459/Tahun XIII/1-8 November 2010. Hal 14 Daerah
Posted in: PendidikanGEDUNG BPS DIRESMIKAN
Para karyawan di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Indramayu akhirnya menempati gedung baru dua lantai yang representative. Peresmian gedung BPS Kabupaten Indramayu dilakukan oleh Kepala BPS Republik Indonesia DR. Rusman Heriawan Senin (31/1) yang berlangsung di kantor BPS Jl. Golf Indramayu.
Gedung BPS yang baru ini merupakan hasil rehab dari gedung lama yang sudah memprihatinkan kondisinya. Dengan luas bangunan 426 meter persegi dan menyerap anggaran dari APBN 2010 sebesar 900 juta inidiharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja dari pegawai BPS serta dapat menghasilkan data yang bisa bermanfaat untuk semua kalangan.
Kepala BPS Republik Indonesia DR. Rusman Heriawan dalam sambutannya mengatakan, pembangunan gedung BPS Kabupaten Indramayu ini secara model dan type sama dengan kabupaten/kota lainnya yang ada di Indonesia. Dengan pembangunan gedung ini diharapkan bias mengoptimalkan kualitas kerja dari para pegawai BPS.
Selain itu, gedung ini diharapkan dapat menyimpan data dengan sebaik mungkin. Pasalnya data yang dimiliki oleh BPS merupakan data yang sering dipakai oleh pihak lain. Kemudian, data yang dimiliki oleh BPS juga merupakan data independent serta objektip. “Pembangunan gedung ini merupakan langkah BPS dalam mewujudkan reformasi di lembaganya,” kata Rusman.
Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Anna Shopanah dalam sambutannya berharap, kantor yang baru saja diresmikan ini harapakan mampu untuk dijaga dan dipelihara dengan sebaik-baiknya, karena fasilitas yang memadai akan menambah kenyamanan dan kegairahan dalam bekerja. Kemudian kinerja pegawai BPS akan semakin meningkat efisien dan efektif.
Pada kesempatan itu Anna Sophanah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran BPS yang telah ikut serta membantu informasi data pada penyelenggaraan Pemilukada tahun 2010 yang sukses tanpa ekses. Berhasilnya pelaksanaan Pemilukada ini, lanjut Anna, akan berdampak positif terhadap kesetabilan kondisi social politik dan pembangunan di Kabupaten Indramayu. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Indramayu mampu melaksanakan pekerjaan besar dengan baik sebagai langkah awal menyukseskan pembangunan daerah untuk kesejahteraan masyarakat.
Seusai dilakukan penandatanganan prasati oleh Kepala BPS RI dilanjutkan dengan peninjauan gedung baru oleh seluruh tamu undangan. Pada kesempatan itu hadir pula Deputi BPS RI DR. Subagyo, DW. Kepala BPS Propinsi Jawa Barat Drs. Lukman Ismail, MA. Kepala BPS kabupaten/kota di Jawa Barat, Dandim 0616, Kaplores, dan perwakilan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu. (deni/humasindramayu.com)
Posted in: DaerahSabtu, 29 Januari 2011
OKNUM PEGAWAI BBWSCC-C HARUS BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP ASET NEGARA YANG DIMILIKI OLEH OKNUM WARGA
Kampoeng Indramayoe
Proyek penggantian karet di bendungan karet Desa Rambatan Kulon (Bangkir) Kec. Lohbener Kab. Indramayu pada Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung Cirebon (BBWSCC-C) belum dilaksanakan karena kondisi alam yang tidak memungkinkan sehingga proyek tersebut ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan (melihat kondisi alam). Namun pelaksanaan pekerjaan untuk pengambilan karet yang lama telah dilaksanakan. Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk proyek penggantian karet tersebut yakni PPK-10 yang berinisial HMG. Pada edisi 465/Tahun XIII/13-20 Desember 2010 dengan Judul Aset Negara Diduga Kuat Dimiliki Oknum Warga.
Oknum pegawai pada Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung Cirebon (BBWSCC-C) yang menyerahkan barang milik negara harus bertanggung jawab penuh karena barang milik/aset negara tidak boleh dimiliki oleh siapapun walaupun sekedar diminta tanpa berita acara yang jelas.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan karet bekas (karet yang lama) dari bendungan Rambatan Kulon (Bangkir) yang notabene milik negara dibawa oleh mobil pribadi milik salah satu oknum warga yang berinisial SNTL. Dan berdasarkan investigasi wartawan Kompass Indonesia barang milik/aset negara berupa karet dari bendungan rambatan kulon (bangkir) berada didalam bak mobil jenis truk milik oknum SNTL yang digunakan sebagai alas dari mobil tersebut.
Menurut sumber yang dapat dipercaya dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan saya bersama rekan-rekan melihat langsung karet yang lama diambil dari bendungan dan akan digantikan karet yang baru, tetapi karena alam tidak memungkinkan sehingga penggantian karet ditunda sampai alam memungkinkan. Dan kami juga melihat langsung karet yang lama dibawa oleh mobil jenis colt diesel milik seseorang yang berinisial SNTL, entah dibawa kemana?. Ujarnya kepada wartawan Kompass Indonesia
Oknum warga yang berinisial SNTL saat dikonfirmasi wartawan Kompass Indonesia di rumahnya (Minggu, 5/12/2010) mengatakan memang benar saya memiliki karet bekas bendungan rambatan kulon bangkir dan karet tersebut ada di mobil truk yang digunakan sebagai alas bak mobil tersebut. Karet tersebut saya dapat meminta dari petugas bendungan. Saya tidak membeli karet tetapi saya meminta dari petugas tersebut. Ujarnya
PPK-10 pejabat yang berwenang menangani bendungan karet rambatan kulon (bangkir) yang berinisial HMG saat di konfirmasi di kediamannya oleh wartawan Kompass Indonesia (Rabu, 8/12/2010) mengatakan saya tidak mengetahui kalau karet tersebut berada dan dimiliki salah satu warga. HMG juga mengatakan bahwa berdasarkan peraturan yang ada barang milik negara/aset negara tidak boleh dimiliki oleh siapapun. Pungkasnya
Pendapat anggota LSM Pemantau dan Penyelamat Aset Negara yang berinisial KRT mengatakan semua aset negara tidak boleh dimiliki oleh siapapun tanpa berita acara yang jelas, walaupun barang itu diminta harus ada berita acara. Kalau tidak ada berita acara yang jelas, diduga ini merupakan tindak pidana kriminal. Bahkan orang yang memilikinya juga bisa diduga sebagai penadah. Dan oknum pegawai BBWSCC Cirebon harus bertanggung jawab penuh terhadap barang milik negara tersebut. Tandasnya kepada wartawan Kompass Indonesia
Dengan adanya permasalahan tersebut di atas, diduga sudah masuk dalam tindak pidana kriminal. Kepada para penegak hukum dan KPK diminta untuk segera menindak tegas oknum yang mnyerahkan barang milik negar. (Kampoeng Indramayoe)
Foto: Kampoeng Indramayoe******
Foto: Aset Negara Berupa Karet Bekas Bendungan Rambatan Kulon (Bangkir) yang ada di dalam bak mobil jenis truk milik warga yang digunakan untuk alas bak kendaraan.
Posted in: BBWSKAMPUNG INDRAMAYU
Labels
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Labels
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Label
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Label
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Labels
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Labels
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Labels :
Ads 468x60px
About Me
- Kampung Indramayu
- Indramayu Mulih Harja Indramayu REMAJA Email: kampungindramayu@yahoo.com No. Rek. 4194-01-006218-53-3 Bank BRI Unit Karangturi - Indramayu. Transaksi Pembayaran Iklan/Advetorial/Peduli, kami terima melalui nomor rekening tersebut.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Labels
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Site Sponsors
TRANSLATE/BAHASA
Labels
- BBWS (1)
- Daerah (21)
- DAERAH | (1)
- Pendidikan (6)
Popular Posts
-
Kampoeng Indramayoe INDRAMAYU. Pemerintah berupaya keras untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mendi...
-
Kampoeng Indramayoe Salah satu wujud nyata yang diperoleh dalam meningkatkan mutu pendidikan bukan saja d...
-
PEKERJA MAGANG SMKN 2, HILANG KONTAK PASCA TSUNAMI Foto-Foto***: Utoyo Prie Achdie/Radar Indramayu **** ...
-
Diduga Baru 1 (satu) Bulan Senderan Sudah Retak-Retak Foto-foto Proyek JIDES Dinas Pertanian...
-
Kampoeng Indramayoe Kepala Madrasah Ibtidayah Mathlaul Anwar (setara dengan Sekolah Dasar) yang bernama ...
-
INDRAMAYU, KAMPOENG INDRAMAYOE ONLINE RAZIA PELAJAR – Petugas Satpol PP tengah merazia sejumlah pelajar y...
-
KAMPUNG INDRAMAYU ONLINE PERESMIAN KANTOR KUWU CEMARA KULON – Bupati Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Hj....
-
KAMPOENG INDRAMAYOE - ONLINE Karang Taruna “Jangkar Emas” Kel. Karanganyar Kec. Indramayu Kab. Indramayu menggelar acara Pasar Rakyat Karang...
-
KAMPOENG INDRAMAYOE - ONLINE Sungguh kejam seorang bapak dengan teganya menganiaya 2 (dua) orang anaknya....
-
Kampoeng Indramayoe Proyek penggantian karet di bendungan karet Desa Rambatan Kulon (Bangkir) Kec. Lohbe...
7:54:00 AM
Kampung Indramayu





